admin, Author at Rather Be Reading Blog

Rekomendasi Buku Yang Juga Dibaca Agen Bola Terpercaya Untuk Menutup Tahun 2019

Berita datang tanpa henti, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengikuti semua hal yang ada di internet. Misalkan saja dengan melihat Game of Thrones, anda akan melewatkan berbagai acara TV yang baik atau beberapa macam novel yang menarik. Padahal didalam novel terdapat bermacam-macam genre mulai dari thriller yang tidak terduga dan adiktif, novel romansa untuk dinikmati di akhir pekan, dan lain-lain. Tidak sedikit penggemar yang mengisi liburan natal dan tahun baru tahun 2019 ini dengan membaca novel seperti yang dilakukan para agen dan bandar judi bola. Sebagai pemilik judi online yang sukses mereka memanfaatkan waktu liburan dengan efektif sehingga disaat mereka kembali bekerja untuk mencari member baru untuk judi online menjadi sangat bersemangat. Inilah beberapa buku terbaik di tahun 2019.

An Anonymous Girl – Greer Hendricks dan Sarah Pekkanen

An-Anonymous-Girl

Novel menegangkan terbaru dari penulis “The wife between us” memperkenalkan kita pada Jessica Ferris. Jessica hanya ingin mendapat sedikit uang tambahan ketika ia memutuskan untuk bergabung dalam studi tentang etika dengan Dr. Lydia Shields yang misterius. Premisnya sederhana, jawab beberapa pertanyaan, lalu kumpulkan. Namun, dari pertanyaan yang awalnya sederhana berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan dan membuat Jessica tidak yakin siapa yang bisa ia percayai. Buku ini bisa jadi pesaing bagi film-film Thriller tahun ini.

The Dreamers – Karen Thompson Walker

The-Dreamers

Berlatar belakang di sebuah perguruan tinggi di California Selatan, novel ini dimulai dengan kasus aneh tentang seorang mahasiswi yang masuk ke kamar asramanya, pingsan, dan tidak bangun. Segera gadis kedua juga tertidur, lalu yang ketiga dan seterusnya. Para korban terkunci dalam mimpi yang tinggi, berisi halusinasi dan fantasi yang liar. Semuanya terjadi ketika teman-teman mereka, guru, dan dokter berjuang untuk membangunkan mereka kembali.

The Lost Girls of Paris – Pam Jenoff

The-Lost-Girls-of-Paris

Pam Jenoff penulis buku best seller New York Times, The Orphan’s Tale, kembali dengan merilis novel tentang sekelompok agen rahasia wanita selama Perang Dunia ke II. Berdasarkan beberapa peristiwa nyata, buku itu berawal di Manhattan pada tahun 1946, ketika seorang wanita menemukan sebuah koper milik jaringan mata-mata yang berbasis di London selama perang. Buku yang harus dibaca ini menggambarkan persaudaraan, keberanian, dan drama yang luar biasa.

The Water Cure – Sophie Mackintosh

The-Water-Cure

The Water Cure sering dibandingkan dengan The Handmaid’s Tale, dan bukan hanya karena penulis Margaet Atwood menyebutnya sebagai dongeng yang mencekam dan menyeramkan. Buku ini berkisah tentang Grace, Sky, dan Lia, tiga saudara perempuan yang tinggal dipulau terpencil bersama keluarganya. Ketika ayahnya menghilang, hidup mereka dan segala sesuatu yang mereka ketahui tentang dunia luar berubah.

The Source of Self-Regard – Toni Morrison

The-Source-Of-Self-Regard

Toni Morrison adalah penulis Beloved, The Bluest Eye, Sula, dan banyak karya klasiknya yang luar biasa. Koleksi novel nonfiksi ini seakan melihat kembali kehidupan dan kariernya, yang berakhir dengan kematiannya di bulan Agustus. Dalam The Source of Self-Regard, Morrison menyusun pidato, esai, dan pemikiran tentang budaya selama empat dekade terakhir. Dia menuklis tentang uang, hak asasi manusia, pemberdayaan wanita, budaya hitam, dan kometarnya pada novelnya sendiri, Buku ini adalah pandangan yang intim dari kekuatan sebuah sastra.

Buku lmiah Terbaik 2019 yang Harus Kalian Baca

Ketika sofa sudah memberi isyarat dan otak merindukan buku yang sempurna, penuh semangat, dan memberikan  banyak pengetahuan. Para penulis hebat dari tahun 2019 telah menghasilkan hal itu. Mereka telah membuatnya mudah untuk mengesampingkan hal-hal kecil, mundur dari perhatian ekonomi, dan membubui jiwa dengan perasaan yang sempurna. Ambil salah satu buku ini dan mulailah menjelajahi kehidupan ilmiah di sofa anda.

The Dreamt Land – Mark Arax

The-Dreamt-Land

Orang-orang yang hidup di California lebih akrab daripada kebanyakan orang lainnya dengan realitas perubahan iklim. Mereka menghirup asap api dan mendengar permohonan pejabat kota untuk menyiram dan mandi lebih sedikit. Tapi keputusan lokal yang membantu memperbaiki ini sebagian besar tidak jelas. Mantan reporter Los Angeles Times, Mark Arax adalah penulis yang langka dan mau bersabar untuk mengeksplorasi hal-hal tersebut. Dia meliput pertanian California selama beberapa tahun, di ladang dan di dalam kedai kopi Central Valley sepanjang Highway 99. Disitulah, hingga hari ini, transaksi air tertutup karena pemogokan, dan dimana setitik desas-desus terkumpul menjadi petunjuk, seorang reporter dapat mengikuti kabut berita.

The Dreamt Land adalah sejarah besar Arax tentang air di California, dimulai dari sebelum kedatangan Spanyol hingga jejak keputusan manusia yang memperburuk masa kini. Ini adalah cerita tentang bagaimana pengadilan yang berliku-liku dan kesepakatan di bawah meja membuat serangkaian hukum Bizantium, lebih cocok untuk mengeringkan rawa-rawa di Inggris daripada mengelola hamparan padang pasir yang luas dan semu. Ceritanya berakhir. Secara diam-diam, dalam waktu kita saat ini yang relatif cukup, ketika hujan mengalir lagi dan penambangan air berkurang. Semua orang dapat kembali berpura-pura tanah telah dijinakkan sebagai kebun dan ladang sekali lagi. The Dreamt Land meninggalkan sebuah pertanyaan: Ketika musim kering berikutnya tiba, apakah kita sudah melangkah terlalu jauh?

Alcohol In Space – Chris Carberry

Alcohol-In-Space

Siapa yang tidak ingin bersulang saat perjalanan jauh dengan seteguk sampanye atau satu liter India Pale Ale? Selama manusia menanam biji-bijian dan buah-buahan,orang-orang telah mencoba memfermentasi mereka menjadi berbagai bentuk minuman keras. Hal tersebut tidak mungkin berubah hanya karena kita hidup di planet lain. Chris Carberry, CEO dari kelompok advokasi nonporfit Explore Mars, mencoba untuk menyusun sejarah upaya astronot untuk minum alkohol seperti gambaran Hollywood tentang kantin di luar angkasa, dan penelitian saat ini tentang bagaimana manusia dapat menumbuhkan tanaman yang mereka butuhkan untuk bersantai ketika meninggalkan planet. Tanah Bulan dan Mars kekurangan nutrisi, upaya terbaru untuk menumbuhkan gandum, jelai dan anggur di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau dengan tanah bulan yang disimulasikan telah membuahkan hasil yang beragam. Jika para ilmuwan dapat menemukan cara mengirim orang ke Mars, mungkin mereka juga akan mencari cara untuk sedikit merayakannya.

Rekomendasi Buku Terbaik Tahun 2019

Saat tahun berakhir, tidak ada waktu yang lebih baik untuk merekap tahun dengan buku. Apakah anda sedang mencari buku-buku tebal yang mungkin tidak pernah anda baca atau mencari sesuatu yang tidak dipublikasikan secara luas, kami mencoba memberikan beberapa rekomendasi disini. Ini adalah tahun fiksi dan non-fiksi sama-sama mendapat perhatian, dengan penulis baru dan lama yang sama-sama merilis buku yang dapat menginspirasi, mendidik, dan menantang anda.

Exhalatation – Ted Chiang

Exhalatation

Salah satu penulis fiksi ilmiah terbaik dan pemenang penghargaan di zaman ini, kembali dengan sembilan cerita tentang makhluk luar angkasa, perjalanan waktu, dan semesta alternatif. Prosanya ramping dan memicu pemikiran, novel ini berhasil membuat cerita tentang mesin di masa depan yang sangat manusiawi dan sangat perasa.

Inland – Obreht

Inland

Penulis visioner yang juga menulis novel Tiger’s Wife kembali dengan novel yang berlatar di Arizona pada abad ke 19, dimana seorang wanita yang menjaga keluarganya dari tanah tandus dan penjahat dengan kekuatan supranatural bertemu pada waktu yang mengejutkan. Obreht membuat Amerika Barat versinya tidak bisa dilupakan, dengan sentuhan mistisme yang membuat kita bertanya-tanya tentang bagaimana tanah yang kita huni dan kisah yang kita ceritakan menentukan siapa kita.

Everything Inside – Edwidge Danticat

Everything-Inside

Salah satu jagoan penulis pendek, Danticat telah lama mengungguli penulis lainnya dalam menciptakan kehidupan karakternya yang mengejutkan dan dalam. Koleksi terbarunya dari kisah-kisah yang cemerlang juga tidak berbeda, melalui delapan narasi tentang romansa yang tak terduga, tragedi pribadi, dan komplikasi keluarga, kepekaan Danticat memancar dan mencoba untuk menghibur kita lewat ikatan yang kuat.

Dead Astronauts – Jeff Vandermeer

Dead-Astronauts

Sebagai peramal fiksi tentang iklim, Vandermeer menempati ruang yang istimewa dalam sastra. Novel terbarunya bercerita tentang tiga astronot yang menentang perusahaan bioteknologi jahat bernama Company, yang menghancurkan bioma Bumi dengan melepaskan makhluk bioteknologi ke alam liar. Setiap bab berisi dengan dunia yang bersarang, semuanya seperti mimpi dan gelap. Dalam gambaran yang hancur ini, Vandermeer berusaha mengeksplorasi ide-ide penting tentang keserakahan, perusakan alam, dan kapitalisme,

Three Women – Lisa Taddeo

Three-Women

Karya jurnalistik naratif luar biasa ini berbunyi seperti fiksi, keintiman adalah akses ke kehidupan emosional dan erotis wanita yang ada di dalamnya. Delapan tahun penelitian mendalamnya tentang hasrat wanita memberikan Taddeo tiga karakter wanita yang rumit dan mendalam. Seorang ibu rumah tangga yang mengeksplorasi perselingkuhan diluar pernikahannya meskipun tanpa cinta, seorang pemilik restoran yang mengalami konsekuensi threesome yang ia lakukan bersama suaminya, dan seorang siswa menengah yang menyampaikan kebenaran tentang seorang guru yang merayu dan menghancurkannya. Novel ini merupakan sebuah karya agung yang mencekam, memilukan, dan mencengangkan. Ini adalah salah satu karya jurnalistik terbaik dan literatur feminim saat ini.

Novel Klasik Terbaik

Buku atau novel bisa dibilang dapat banyak memperpanjang umur kita, mengurangi stress, dan mengurangi rambut rontok. Namun, apapun yang orang katakan tentang membaca, satu hal yang pasti yaitu kesenangan yang paling hakiki saat membaca adalah kehilangan diri sendiri. Kepuasan akan pekerjaan yang sukses bisa pergi dan datang, teman atau sahabat juga tidak selalu ada menemani, tetapi buku akan selalu ada untuk membawa anda ke dalam dunia yang berbeda. Novel dapat melakukan sesuatu yang unik, mereka secara bersamaan berbicara dengan hati dan pikiran. Mereka juga mengajarkan tentang sejarah dunia dan kemungkinan akan masa depan.

To Kill a Mocking Bird – Harper Lee

To-Kill-a-Mocking-Bird

Novel ini merupakan permohonan abadi untuk keadilan, dengan latar belakang Amerika Selatan yang rasis selama tahun-tahun penuh depresi, novel ini menimbulkan sensasi. Idenya simpel tapi dapat memicu pikiran, novel ini memaksa kita untuk melihat dunia melalui mata seorang anak berusia enam tahun, Jean Louise Finch, yang ayahnya merupakan pengacara dan sedang membela seorang pria kulit hitam yang sedang dituduh melakukan pemerkosaan kepada seorang perempuan berkulit putih. Lee memenangkan Pulitzer dan sebuah tempat di kurikulum.

Great Expectations – Charles Dickens

Great-Expectations

Charles Dickens adalah suara hati kehidupan sosial zaman Victoria. Great Expectations adalah kisah bergolak tentang Pip yang yatim piatu, Estella yang cantik, dan Miss Havishman yang menghalangi mereka. Pertama kali novel ini dirilis dalam bentuk serial, dan anda hampir tidak mempunyai waktu untuk pulih dari cerita yang menenangkan ini. Semua diceritakan oleh Dickens dengan prosa yang lugu, mewah, namun juga tulus.

Frankenstein – Mary Shelley

Frankenstein

Mary Shelley baru berusia 18 tahun ketika ia menulis novel ini, sebagai tantangan dari calon suaminya, Percy Shelley dan Lord Byron untuk membuat cerita horor terbaik sepanjang masa. Dilukiskan memiliki wajah berwarna hijau, monster Frankenstein adalah ciptaan kompleks yang merindukan simpati dan persahabatan. 200 tahun setelah novel pertamanya dirilis, kisah gothic terasa lebih relevan dari kisah sebelumnya, ketika ilmu genetika telah mencapai batasan tentang apa artinya menciptakan sebuah kehidupan.

Dracula – Bram Stoker

Dracula

Bram Stoker yang merupakan orang Irlandia dan manajer sebuah teater bertemu dengan penulis sekaligus pengembara asal Hongaria Armin Vamvery di London dan membicarakan tentang Pegunungan Carpathian. Di tuliskan dengan imajinasi Gothic Stoker menjadikan sebuah karya yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap budaya Barat. Tidak sulit untuk membaca Count merupakan sosok bayangan seksual yang mengejutkan orang Inggris Victoria dari tempat tidur mereka, namun di tangan Stoker hal tersebut juga menjadi menyeramkan.

Charlie and the Chocolate Factory – Roald Dahl

Charlie-and-The-Chocolate-Factory

Harry Potter mungkin lebih populer, tetapi Willy Wonka pasti lebih aneh. Dari kemiskinan yang dialami Charlie Bucket dan keluarganya, hingga anak-anak manja, serakah, dan nakal yang begabung dengan Charlie dalam perjalanannya ke pabrik manis khayalan Willy Wonka, tidak ada yang lebih manis dari karya fantasi yang mengejutkan buatan Road Dahl ini.